Keindahan Air Terjuan Grojogan Sewu, Tempat Bertapa Prabu Baladewa

0
22
Air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu
Air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu

Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta punya sederet tempat wisata alam yang wajib dikunjungi. Salah satu tempat wisata alam yang wajib dikunjungi di Kulon Progo adalah Air Terjun Grojogan Sewu. Bagi kamu yang sedang mencari tempat wisata di Jogja dengan panorama alam yang indah, Grojogan Sewu wajib kamu kunjungi.

Air Terjun Grojogan Sewu

Grojogan Sewu sendiri berasal dari bahasa jawa, apabila diartikan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti Air Terjun Seribu, meskipun demikian jumlah air terjun di sini tidak berjumlah seribu.

Air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu, dikelilingi hutan yang masuk ke dalam Kawasan Konservasi yang dikendalikan oleh KSDA. Untuk bisa menikmati keindahan Air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu, diperlukan perjuangan yang cukup menguras tenaga. Kamu akan dihadapkan sekitar 1250 Anak Tangga. Tapi jangan khawatir, di sepanjang perjalanan terdapat beberapa Gazebo yang bisa digunakan untuk beristirahat. Enggak cuma itu aja, di sepanjang perjalanan kamu akan disuguhkan dengan beragam pemandangan yang memesona dan kicauan burung.

Ketika di perjalanan menuju tempat wisata Grojogan Sewu Tawangmangu, kamu akan disambut oleh puluhan kera. Disarankan harus berhati-hati apabila bertemu kera ini, sebab hewan tersebut bisa merampas barang berharga yang dibawa pengunjung. Setelah menuruni beribu anak tangga, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan air terjun yang sangat eksotis.

Baca: Yuk ke Air Terjun Gedad, Tempat Wisata Baru Di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Air yang mengalir dari tempat wisata Grojogan Sewu Tawangmangu akan mengalir melalui sungai. Sungai tersebut membelah kawasan wisata Tawangmangu menjadi 2 bagian. Nah sebagai penghubungnya, terdapat sebuah jembatan . Jembatan itulah yang sering digunakan berfoto oleh wisatawan yang berkunjung.

foto grojogan sewu tawangmangu
foto grojogan sewu tawangmangu

Apabila kalian ingin berwisata ke Air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Karanganyar, sangat disarankan membawa baju ganti untuk berjaga-jaga apabila basah. Sebagai salah satu tempat wisata populer, Grojogan Sewu Tawangmangu selalu ramai pengunjung. Jadi, pintar-pintarlah memilih waktu berkunjung.

Fasilitas Air Terjun Grojogan Sewu

Di tempat wisata Air terjun Grojogan Sewu kulon Progo tersedia beberapa fasilitas yang disediakan pengelola seperti warung, kolam renang, mushola dan hotel atau villa yang bisa kamu sewa apabila ingin menginap di sana.

Lokasi Grojogan Sewu Kulon Progo

Adapun untuk alamat Grojogan Sewu Kulon Progo berada di di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Lebih tepatnya tempat wisata Grojogan Sewu berada di lereng Gunung Lawu. Wisata Grojogan Sewu berada sekitar 27 Km di sebelah timur Kota Karanganyar. Tempat wisata Air terjun grojogan sewu kabupaten karanganyar jawa tengah merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.

Untuk bisa ke Grojogan Sewu mudah sekali, meskipun jalan yang akan dilalui cukup curam, berkelok – kelok dan di bagian kanan kirinya terdapat jurang. Kamu cukup memperhatikan petunjuk arah maka kamu akan sampai ke tempat wisata Grojogan Sewu kulon progo.

Tiket masuk Grojogan Sewu

Harga tiket masuk Grojogan Sewu cukup terjangkau untuk wisatawan lokal, namun akan berbeda jauh untuk wisatawan asing. Wisatawan lokal akan dikenakan tiket masuk sekitar Rp. 15.000/orang, sedangkan wisatawan asing sekitar Rp. 160.000/orang.

Mitos Air Terjun Grojogan Sewu

Menurut mitos yang ada katanya kalau berkunjung bersama kekasih tanpa ada ikatan pernikahan, dan berjalan menyeberangi jembatan yang ada di Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu maka hubungan percintaannya akan kandas atau enggak akan pernah sampai ke pernikahan. Tapi, mitos ini tidak berlaku untuk pasangan yang menikah. Perlu diingat, percaya terhadap mitos hanya akan menjerumuskan.

Sejarah Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu

Menurut cerita yang beredar, asal usul Air Terjun Grojogan Sewu Karanganyar dahulunya merupakan tempat Baladewa bertapa ketika perang Baratayuda.

Kresna meminta Prabu Baladewa untuk bertapa di sana agar tidak ikut dalam perang Baratayuda. Kresna berpikir suara gemuruh yang dihasilkan air terjun setinggi 15 meter bisa meredam suara peperangan Baratayuda. Dari cerita yang didapat Setiagit ternyata taktik Kresna berhasil. Suara riuh dan gemuruh yang dihasilkan oleh air terjun Grojogan Sewu tersebut bisa meredam suara perang Baratayuda.

Ketika perang Baratayuda pecah, Prabu Baladewa tetap melakukan bertapa serta tidak tahu apabila perang Baratayuda sedang berlangsung. Menurut cerita yang beredar, di dekat lokasi Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu terdapat sebuah Goa yang dinamai Goa Pleret. Masyarakat sekitar percaya, bahwa konon katanya Prabu Baladewa bertapa di Goa Pleret tersebut.

APA PENDAPATMU TENTANG ARTIKEL INI?