Yuk Bertualang Menembus Waktu di Kota Tua Banten Lama

0
151
Kota Tua Banten Lama
Kota Tua Banten Lama

Siapa bilang yang punya kota tua cuma Jakarta? Provinsi Banten yang terletak di sebelah barat ibukota ini ternyata juga punya lho, yaitu Kota Tua Banten Lama.

Berbeda dengan Kota Tua Jakarta yang memperlihatkan suasana khas zaman kolonial, kota tua banten lama justru menunjukkan bukti kejayaan Kerajaan Banten.

Tempat Wisata di Kota Tua Banten Lama

1. Keraton Surosowan

Buat kamu yang pernah membayangkan petualangan menembus waktu, sepertinya kamu wajib datang ke tempat wisata di indonesia yang satu ini. Tempat wisata Kota tua Banten lama memiliki banyak situs bersejarah yang masih ada hingga hari ini, salah satunya adalah reruntuhan Keraton Surosowan. Keraton ini adalah bekas bangunan untuk pusat pemerintahan Kerajaan Banten. Uniknya, tidak ada cara lain untuk masuk ke bagian dalam Benteng Surosowan kecuali dengan memanjat bagar batu bata. Kamu berani coba?

Kompleks Keraton Surosowan di kota tua banten lama dulu juga dimanfaatkan untuk kepentingan pertahanan (benteng). Sayangnya, kompleks bersejarah ini kini tinggal puing-puing, lantaran pernah dihancurkan oleh penjajah Belanda pada 1808. Meskipun demikian, sampai hari ini reruntuhannya masih bisa kamu lihat. Keraton Surosowan hanya terletak beberapa puluh langkah dari Masjid Agung Banten yang terkenal.

2. Keraton Kaibon

Tak hanya di Keraton Surosowan, perjalanan “menembus waktu” yang kamu lakukan harus diteruskan ke Keraton Kaibon. Keraton yang namanya diambil dari istilah “keibuan” ini adalah bekas keraton Kerajaan Banten.

Bedanya, jika Keraton Surosowan digunakan sebagai pusat pemerintahan, Keraton Kaibon digunakan sebagai tempat tinggal dari Ratu Aisyah.

Dari sisa-sisa situs Istana Kaibon yang masih berdiri, kamu bisa membayangkan megahnya istana ratu ini di masa lalu. Keunikan situs ini telah banyak mengundang seniman dan musisi Indonesia untuk mengambil gambar dan membuat video klip di sana. “Wisata masa lalu” di kota tua banten lama ternyata cukup diminati, meskipun masih banyak generasi muda yang memerlukan edukasi lebih lanjut tentang tempat wisata di banten yang satu ini.

3. Masjid Agung Banten

 

Foto Masjid Agung Banten
Foto Masjid Agung Banten

Kalau belum cukup dengan menjelajahi Keraton Surosowan dan Keraton Kaibon, perjalananmu ke kota tua banten lama harus dilanjutkan ke Masjid Agung Banten. Masjid ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin yang memerintah Banteng sekitar tahun 1552-1570. Salah satu poin yang paling menarik dari masjid Agung Banten adalah bentuk atap bangunannya yang mirip pagoda Cina. Ternyata, tidak hanya mirip, atap masjid ini juga merupakan karya dari Tjek Ban Tjut, seorang arsitek Cina yang terkenal, kala itu.

Baca: Sulit Membagi Waktu? Ayo Belajar Time Management di Masjid Agung Banten

Tak hanya arsitektur masjid yang bangunannya melibatkan arsitek Cina, penghargaan terhadap toleransi beragama di masa Kerajaan Banten juga dapat dilihat dari keberadaan Vihara Alokiteswara. Vihara ini dibangun oleh Sunan Gunung Jati di dekat Masjid Agung Banten. Vihara ini dibangun pada tahun 1542 untuk memberikan fasilitas tempat ibadah bagi pengikut Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Jati yang berdarah Tiongkok.

4. Benteng Spellwijk dan Museum Kepurbakalaan

Nah, petualanganmu “menembus waktu” di kawasan kota tua banten lama bisa diakhiri di Benteng Spellwijk dan Museum Kepurbakalaan Banten Lama. Di sini kamu bisa belajar lebih detail lagi tentang sejarah Kerajaan Banten dan berbagai peninggalannya yang berharga.

Lokasi Kota Tua Banten Lama

Adapun alamat kota tua banten lama berada di Kecamatan Kasemben, Kabupaten Serang. Kalau kamu benar-benar tertarik dengan arkeologi, kamu bisa mengambil Paket Tour Arkeologi yang ditawarkan oleh pihak Museum Kepurbakalaan Banten Lama. Dengan paket tour khusus ini, kamu bisa belajar untuk menggali situs dan belajar mendokumentasikan artefak yang kamu temukan.

Apa lagi yang kamu tunggu? Sudah seru, bermanfaat pula untuk menambah pengetahuan. Ayo datang ke kota tua banten lama.

APA PENDAPATMU TENTANG ARTIKEL INI?