Kalo Pasangan Lo Kaya Gini, Cepet Nikahin Deh. Jangan Sampe Keburu Dinikahin Orang Lain

0
200
Pasangan yang baik
Image: google

Punya pasangan hidup merupakan salah satu impian seseorang, pasangan hidup ya bro n sist, bukan pacar. Memilih pasangan hidup jangan seperti memilih cabe atau terong di pasar, asal rauk gituuuu.

Memilih pasangan hidup itu bukan untuk di pakai satu tahun, satu bulan, satu minggu, atau bahkan satu hari saja, tetapi untuk di pakai selamanya di dunia maupun di akhirat atau istilahnya sehidup sesurga.

Syarat memilih pasangan itu sebenernya nggak lepas dari istilah ini  “DIN DAN DUN”. Kenapa ? aneh ya ? nih penjelasannya :

Kriteria Pendamping Hidup yang Baik

1. DIN

menikah islam
Instagram: @moeslim33

DIN itu artinya agama yang di ambil dari bahasa Arab. Untuk memilih pasangan yang baik, syarat utama dan paling di utamakan yaitu agamanya, apakah ia dekat atau jauh dengan agama? Sebab seseorang yang dekat dengan agamanya pasti akan memiliki sifat, kepribadian, dan watak yang sangat baik. Dengan begitu ia akan bersifat baik kepada mu, bertanggung jawab kepada mu dan bahkan bersifat baik kepada orang tua maupun keluarga mu. Maka dari itu untuk memilih pasangan yang baik, jangan dulu lihat ke bagian yang lain (jangan liat ke bagian dada broo), lihat dululah agamanya. Karena sebaik baiknya pasangan ialah yang baik juga terhadap agamanya.

2. DAN

pasangan yang baik
Image: Netz.id

DAN itu di ambil dari kata dandan yang bisa di artikan tampilannya atau mungkin fisiknya, syarat ini sudah tidak heran bagi kita, sebab kebanyakan dari kita jika memilih pasangan itu lihat dari tampilannya dulu, peribahasanya : “cinta itu berawal dari mata turun ke hati”. Kalo cewek pengen pasangan yang ganteng, keren atau Colo. Sedangkan cowok pengen pasangan yang cantik, seksi atau mungkin yang bohay aduhay. Semua tergantung kriterianya masing-masing.

3. DUN

Pasangan yang Baik
Image: Google

Syarat terakhir memilih pasangan ialah DUN. Di ambil dari kata dunia yang berarti kedudukan atau pekerjaan,harta,pendidikan dan pergaulannya. Dengan adanya syarat yang dilihat dari segi kedudukan atau pekerjaan dan harta bukan berarti kita matre, sebab syarat ini pun perlu untuk berjalannya hidup seseorang. Bahasa kasarnya gini “hidup itu enggak bakal kenyang kalo terus makan cinta doang“.

Dari pendidikannya pun perlu diperhatikan, karena seseorang yang berpendidikan cukup baik akan memiliki kecerdasan dan attitude yang baik pula, bro n sist juga enggak mau kan punya pasangan yang bodoh dan attitude-nya jelek. Perlu diingat, buah itu jatuh enggak bakal jauh dari pohonnya. Jadi, kalo lo pengen punya keturunan yang bagus maka pendidikan orang tuanya juga harus bagus. Pendidikan yang bagus bukan berarti harus sarjana ya.

Yang tidak sarjana pun banyak yang cerdas dan memiliki attitude yang baik, semua tergantung penangkapan dan pemahaman ia dalam belajar baik belajar secara formal atau belajar dengan lingkungan sekitar (tidak formal).

Segi pergaulannya juga perlu diperhatikan, karena pergaulan mempunyai peran penting dalam cara mendidik anak-anak lo nantinya. Kalo pergaulan pasangan lo jelek, seperti sering mabuk-mabukan atau mungkin pasangan kita sering main malam yang enggak ada manfaatnya sama sekali maka anak lo nantinya pun akan melakukan hal yang sama.

Begitu juga dengan sebaliknya, kalo pasangan lo bergaul dengan orang sholeh, ibadah dan mengajinya rajin, insya Allah anak lo nantinya akan seperti itu.

Nah itu beberapa kriteria yang harus dilihat dalam memilih pasangan yang baik. Simpel kan? dengan mengikuti syarat seperti yang sudah di bahas tadi, insya Allah lo bakal dapetin pasangan yang sesuai harapan dan menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah dan memiliki pasangan yang sehidup sesurga.

 

APA PENDAPATMU TENTANG ARTIKEL INI?